Rangkaian kegiatan sidang ISO/TC 217 Cosmetics telah diselenggarakan secara hybrid di Monaco, dengan opsi partisipasi daring melalui Zoom meeting, dari tanggal 12 hingga 15 November 2024. Pertemuan ini mencakup berbagai sidang kelompok kerja, seperti ISO/TC 217/CAG, WG1, WG3, WG4, dan WG7, yang kemudian ditutup dengan Sidang Pleno ISO/TC 217. Delegasi Indonesia secara aktif mengikuti Sidang ISO/TC 217 WG 3 (Analytical methods) yang berlangsung pada 14 November 2024, serta Sidang Pleno pada 15 November 2024. Tim ahli Indonesia yang hadir langsung diwakili oleh empat orang, yaitu Susan Gracia Arpan selaku Head of Delegation dan Kepala Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (BPOM), Sri Purwaningsih dari BPOM, Eka Noviana dari Fakultas Farmasi UGM, dan Sofiyani Chandrawati Anwar, Kepala Balai Besar POM Jakarta. Selain itu, tim ahli dan delegasi lainnya, termasuk Heru Suseno dari BSN dan Prof. Abdul Rohman dari Fakultas Farmasi UGM, turut berpartisipasi secara daring, mewakili berbagai lembaga seperti BSKJI-Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, BPOM, YLKI, PERKOSMI, dan BSN.
Sidang ISO/TC 217 WG 3, yang diketuai oleh Pierre Antoine Bonnet dan bertugas menangani metode analisis produk kosmetik, membahas dua proyek utama. Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah usulan dari Indonesia, yaitu ISO/PWI 24913 tentang metode pengujian deteksi dan kuantifikasi 1,4 dioksan dalam produk kosmetik. Tim ahli Indonesia memaparkan perkembangan draf ISO/PWI 24913, sebagai tindak lanjut dari kesepakatan dan masukan yang diperoleh dari para pakar ISO/TC 217 pada sidang sebelumnya di bulan Juli 2024. Usulan Indonesia ini disambut dengan antusiasme tinggi dari para pakar berbagai negara, seperti Iran, Amerika Serikat, Sri Lanka, Korea, Perancis, dan Tiongkok, yang mengajukan berbagai pertanyaan teknis mendalam terkait prosedur dan rencana pelaksanaan ring test (uji banding).
Hasil dari Sidang ISO/TC 217 WG 3 adalah kesepakatan penting, yaitu rekomendasi kepada tim proyek ISO/PWI 24913 untuk segera merevisi dan memperbarui draf standar ISO tersebut. Draf revisi wajib dikirimkan ke Sekretaris ISO/TC WG 3 sebelum 31 Januari 2025. Setelah itu, draf akan disirkulasikan dalam bentuk balloting new project (NP), sekaligus membuka peluang partisipasi sukarela untuk pelaksanaan uji banding terhadap pengujian 1,4 Dioksan.
Sementara itu, pada Sidang Pleno ISO/TC 217 yang dipimpin oleh Committee Manager Elham Ghasemi, dipaparkan berbagai isu dan pembaruan terkini mengenai ISO, perkembangan standar internasional, laporan kemajuan dari setiap kelompok kerja, serta peninjauan rencana bisnis. Dalam Sidang Pleno ini, tidak ada tanggapan negatif terhadap usulan proyek dan laporan yang disampaikan oleh Convenor ISO/TC 217 WG 3. Sidang ditutup dengan apresiasi dari Elham Ghasemi dan penyampaian hasil resolusi kepada seluruh peserta yang hadir.

